![]() |
| Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri saat membuka MTQ Ambalawi yang ke 31 Tahun 2021. |
Bima, Tupa News.- Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Kecamatan Ambalawi ke 31, digelar di Gedung Serba Guna Desa Tolowata yang berlangsung selama lima hari. MTQ yang dimulai pada 17 sampai 21 Juni 2021. Dibuka secara resmi Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Wakil Bupati Drs. H Dahlan HM Noer Kamis (17/06/2021) malam.
Sejumlah pejabat Ikut mendampingi orang nomor satu di Kabupaten Bima ini, seperti Asisten III Setda Bima Drs H Arifuddin HMY yang juga sebagai Plt Kabag Kesra Setda Bima. Hadir pula Camat Ambalawi Ishaka SH beserta Muspika Ambalawi dan seluruh Kades se Kecamatan Ambalawi.
Selain menyumbang uang pribadi Rp. 5 juta, atas nama pemerintah, melalui BAZNAS Kabupaten, Bupati menyerahkan bantuan Al-Quran dan uang tunai Rp 2 Juta. Bupati dalam sambutannya mengatakan, kegiatan MTQ berkaitan langsung dengan Visi Misi Bima Ramah dari sisi religius. “Melalui momentum MTQ, kita menanamkan kecintaan pada anak-anak membaca Al-Quran. Sehingga pada akhirnya akan tumbuh kejujuran pada diri anak-anak,” ujar Bupati Umi Dinda.
Kemudian kepada dewan Hakim dapat melaksanakan tugas dengan baik. Memberikan penilaian yang obyektif, agar motivasi dan semangat peserta dalam mengikuti kompetisi sesuai dengan harapan bersama. ‘’Saya dan Wakil berterima kasih dan rasa bangga, masih dipercaya untuk kembali duduk di periode kedua,’’ kata Umi Dinda.
Selain menyumbang uang pribadi Rp. 5 juta, atas nama pemerintah, melalui BAZNAS Kabupaten, Bupati menyerahkan bantuan Al-Quran dan uang tunai Rp 2 Juta. Bupati dalam sambutannya mengatakan, kegiatan MTQ berkaitan langsung dengan Visi Misi Bima Ramah dari sisi religius. “Melalui momentum MTQ, kita menanamkan kecintaan pada anak-anak membaca Al-Quran. Sehingga pada akhirnya akan tumbuh kejujuran pada diri anak-anak,” ujar Bupati Umi Dinda.
Kemudian kepada dewan Hakim dapat melaksanakan tugas dengan baik. Memberikan penilaian yang obyektif, agar motivasi dan semangat peserta dalam mengikuti kompetisi sesuai dengan harapan bersama. ‘’Saya dan Wakil berterima kasih dan rasa bangga, masih dipercaya untuk kembali duduk di periode kedua,’’ kata Umi Dinda.
Rasa terima kasih ini, tentunya akan dibarengi dengan perhatian, bukan saja dari sisi pembangunan infrastruktur. Tetapi investasi dan Sumber Daya Manusia. “Kita berharap, para Kades dapat bersaing meningkatkan SDM dan Infrastruktur di masing-masing desa,’’ tambahnya.
Bupati juga memuji kemegahan gedung serbaguna yang dibangun, semoga menjadi kebanggaan masyarakat di Desa Tolowata dan kecamatan Ambalawi pada umumnya dan menyampaikan permohonan maaf, baru bisa hadir bertemu langsung masyarakat untuk menyampaikan terima kasih atas perjuangan masyarakat Kecamatan Ambalawi mempercayakan kembali IDP-Dahlan pada Pilkada beberapa waktu lalu.
Bupati juga memuji kemegahan gedung serbaguna yang dibangun, semoga menjadi kebanggaan masyarakat di Desa Tolowata dan kecamatan Ambalawi pada umumnya dan menyampaikan permohonan maaf, baru bisa hadir bertemu langsung masyarakat untuk menyampaikan terima kasih atas perjuangan masyarakat Kecamatan Ambalawi mempercayakan kembali IDP-Dahlan pada Pilkada beberapa waktu lalu.
Kepada qori dan qoriah yang akan ikut berkompetisi, rebutlah menjadi yang terbaik. Agar bisa menjadi juara hingga di tingkat Provinsi dan internasional. Dan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Bima.
Bupati Umi Dinda meminta, para Camat dapat selalu melakukan pembinaan terhadap para qori, mulai dari tingkat bawah agar bisa tampil memukau di mana pun mereka berlomba dan mengantarkan mereka kepada kemenangan. “Terima kasih kepada alim ulama, para guru, orang tua yang telah banyak membina anak-anak sehingga mereka bisa paham dan percaya diri, cetus Umi Dinda. (TN – 03)
Bupati Umi Dinda meminta, para Camat dapat selalu melakukan pembinaan terhadap para qori, mulai dari tingkat bawah agar bisa tampil memukau di mana pun mereka berlomba dan mengantarkan mereka kepada kemenangan. “Terima kasih kepada alim ulama, para guru, orang tua yang telah banyak membina anak-anak sehingga mereka bisa paham dan percaya diri, cetus Umi Dinda. (TN – 03)
