![]() |
| Kaimuddin guru PJOK SMP Negeri 6 Kota Bima saat mendampingi atletnya. |
![]() |
| Peserta dari SMP Negeri 6 Kota Bima pose bersama sebelum pelaksanaan Talent Scouting. |
Kota Bima, Tupa News.- Belum lama ini Pengurus Besar (PB) Pesatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Pusat berkunjung ke Kota Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka Talent Scouting (Pencarian bakat) Atlet pada Cabang Olahraga (Cabor) PASI se Provinsi NTB. Tahapan seleksi atlet Atletik tingkat Nasional tersebut di laksanakan di Stadion Atletik Manggemaci Kota Bima pada 13 - 15 Juni 2021 lalu.
Dari ajang pencarian bakat itu, ternyata banyak sekali terlihat peserta didik dari SMP Negeri 6 Kota Bima atau disingkat SPENAM yang terjaring dan menjuarai pada seleksi tersebut. Terbukti, Lia Ramdhani raih Juara 1 pada Nomor Lari 800 Meter Putri (Pi), yang merupakan siswa Kelas VIII-D, Feri Irawan Juara 1 Nomor 600 Meter Putra (Pa) Kelas IX dan kini sudah tamat dari SPENAM dan melanjutkan studinya di tingkat Madrasah Aliyah Negeri (MAN) ternama di Kota Bima.
Tidak hanya pada nomor lari tunggal baik Pa dan Pi saja, akan tetapi peserta didik asal SPENAM pada Nomor Estafet Putri Tim SMP 6 Kota Bima mampu raih juara 1 pula. Tim Estafet dimaksud di antaranya yakni, Lia Ramadhani, Puput Aprilia Kelas IX, Putri Arila, Noval dan Nur Aulia Kelas IX. Sementara Tim Estafet Pa (Alfino Kelas IX-B, Abi Ardiansyah, Baim dan Fera) hanya mampu meraih juara tiga saja.
Mahfud, S. S Kepala SMPN 6 Kota Bima, yang didampingi Pelatih Atletik Kaimuddin, M. Pd yang juga guru olahraga SPENAM pada wartawan Tupa News Sabtu (17/07/2021) menjelaskan, dari hasil pemantauan bakat Atlet tersebut. Alhamdullilah seorang atlet Pi bernama Lia Ramadhani lolos ketingkat provinsi, dan dititipkan di SMP Negeri 13 Kota Mataram sekaligus sebagai atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) - NTB di Mataram. "Insya Allah pada event-event olahraga, khususnya pada Cabor Atletik dan Pencak Silat peserta didiknya tetap selalu dapat juara. Cuman bedanya saat ini sedang Pandemic Covid-19, coba tidak ada wabah yang ganas ini, pasti siswanya selalu menjuarai kejuaraan olahraga lainnya," Ujar keduanya saat ditemui disekolahnya Sabtu siang dihalaman sekolah setempat. (TN - 02)

