![]() |
| Foto saat Webinar "Sosialisasi Perlindungan Guru" |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Dua orang guru profesional milik SMP Negeri 11 Kota Bima yakni Baharudin, SE, M. Pd (Guru Mapel IPS) dan M. Yusuf, S. Pd. I (Guru Mapel Bahasa Inggiris). Tepatnya pada Sabtu (31/07/2021) pada program Webinar (peningkatan mutu) Sosialisasi Perlindungan Guru yang diadakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima.
Dimana pada Webinar tersebut, M. Yusuf bertindak sebagai nara sumber, sedangkan Baharudin bertindak sebagai moderator. Sementara Kepala Dinas Dikbud Kota Bima Drs. Supratman, M. Ap (Keynote Speaker) dan Kasi PTK Bidang Dikdas Muhammad Humaidin, M. Pd (Nara sumber).
Luar biasanya lagi pada Tahun 2018 lalu M. Yusuf terpilih sebagai Duta Propinsi Nusa Tenggara Barat pada lomba penulisan tentang kekerasan terhadap guru dan dosen baik fisik dan non fisik. Saat itu, M. Yusuf mengangkat tulisannya dengan judul "Kasus penyerangan sekolah oleh pihak tidak bertanggung jawab, sehingga seorang guru SMPN 11 Kota Bima menjadi korban".
M. Yusuf ketika itu merupakan 65 orang se Nusantara yang terpilih sebagai penulis tentang kekerasan terhadap guru dan dosen. 65 orang guru hebat tersebut merupakan perwakilan dari propinsi lainnya, sehingga Dirjen Perlindungan Guru dan Dosen Kemendikbud RI mengundang M. Yusuf untuk hadir di Kota Bogor saat itu untuk menerima penghargaan.
Kepala SMP Negeri 11 Kota Bima Saadatul Hayat, S. Pd.I., M.Pd pada Tupa News Sabtu (14/08/2021) sangat bangga dengan memiliki guru-guru hebat ini. Semoga prestasi ini bisa dipertahankan dan ada dampak positif bagi guru-guru lain untuk mengikuti jejak dua orang guru ini. "Saya sudah memberikan riwot kepada dua orang guru ini sebagai penghargaan dan akan diumumkan pada upacara hari Senin pagi (16/08/2021)," singkatnya . (TN - 01)
