![]() |
| Ketua Komite Zainuddin (Kanan), Kepsek Umi Rukmini (Tengah), Kadis Dikbud Supratman (Tengah) dan Hidayaturrahman (Ujung Kiri). |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Digitalisasi Sekolah SDN 21 Tolomundu Kota Bima berlangsung selama tiga hari (18 - 20 Agustus 2021) yang dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima Drs. Supratman, M. Ap Rabu (18/08/2021) Pukul 09.00 Wita/pagi. Pada bimtek penguatan digitalisasi ini, pihak SDN 21 Tolomundu mendatangkan para nara sumber hebat yakni, Hidayaturrahman S. Pd G.r (Pemateri IT) sang juara Inobel Tahun 2020 Tingkat Kota dan Kabupaten Bima yang juga salah satu Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 3 Tahun 2021 dari guru Mapel Bahasa Inggiris di SMPN 12 Kota Bima dan nara sumber kedua yakni, Muhammad Humaidin, M. Pd (Tentang Penguatan Digitalisasi) yang juga Kasi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PTK) Bidang Dikdas Dikbud Kota Bima.
Bimtek yang di ikuti oleh 32 orang guru-guru SDN 21 Tolomundu ini juga dihadiri oleh Kepala SDN 21 Tolomundu Hj. Rukmini, S. Pd., SD dan juga dihadiri Ketua Komite Drs. Zainuddin, MM. Dalam laporannya Kepala SDN 21 Cawu 3 Tahun 2021, bulan depan kita akan dihadapan dengan Assesmen Kompetensi Minimum (AKM), sehingga pada era sekarang suka atau tidak suka penguasaan tentang Informatika dan Teknologi (IT) wajib. Apalagi kegiatan sekarang sudah serba Luar Jaringan (Luring) dalam bentuk Virtual (Zoom Meeting). "Bimtek ini sangat penting, mengingat sekolah ini memiliki 122 Unit perangkat Table Merek Mito yang di adakan pada Tahun 2019 lalu melalui dana Bantuan OPerasional Sekolah (BOS) Reguler. sehingga percuma saja, sekolah ini memiliki perangkat IT tapi tidak dipergunakan," ujar Umi Rukmini dalam laporannya.
Bimtek yang di ikuti oleh 32 orang guru-guru SDN 21 Tolomundu ini juga dihadiri oleh Kepala SDN 21 Tolomundu Hj. Rukmini, S. Pd., SD dan juga dihadiri Ketua Komite Drs. Zainuddin, MM. Dalam laporannya Kepala SDN 21 Cawu 3 Tahun 2021, bulan depan kita akan dihadapan dengan Assesmen Kompetensi Minimum (AKM), sehingga pada era sekarang suka atau tidak suka penguasaan tentang Informatika dan Teknologi (IT) wajib. Apalagi kegiatan sekarang sudah serba Luar Jaringan (Luring) dalam bentuk Virtual (Zoom Meeting). "Bimtek ini sangat penting, mengingat sekolah ini memiliki 122 Unit perangkat Table Merek Mito yang di adakan pada Tahun 2019 lalu melalui dana Bantuan OPerasional Sekolah (BOS) Reguler. sehingga percuma saja, sekolah ini memiliki perangkat IT tapi tidak dipergunakan," ujar Umi Rukmini dalam laporannya.
Teknologi ini bukan hanya membawa dampak positif saja, akan tapi juga berdampak negatif apabila kita sebagai guru maupun wali murid tidak memantau dan mendampingi para anak didik (siswa-siswi) kita ketika sedang menggunakan IT. Sementara tantangan kedua yakni, menyediakan SDM yang handal dalam menghadapi transformasi pendidikan. "Dalam pengembangan profesi guru, patut kita tanya pada diri sendiri, apakah kita sebagai guru sudah melakukan pengembangan diri untuk peningkatan mutu pendidikan," tanya Kadis Supratman pada peserta bimtek.
kata Supratman, Teknologi kini sudah maju dan canggih bapak/ibu guru, jadi anda bisa mengikuti webinar secara Virtual tanpa harus dikantor, cukup dirumah, dalam kamar, hingga saat masak-masak didapur saja. Guru bisa melakukan peningkatan mutu pendidikan tanpa tatap muka lagi. "Semoga guru-guru hebat SDN 21 Tolomundu ini bisa menjawab tantangan di era globanisasi dengan meningkatkan mutu pendidikan dan semoga tetap kompak, harmonis antara guru, pegawai dengan pimpin satuan pendidikannya," harap Supratman. (TN - 01)
