KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE kunjungi dua sekolah dasar yang berdomisili di Kelurahan Santi Kecamatan Mpunda, Selasa (19/10/2021). Yakni SDN 25 Santi Kota Bima dan SDN 54 Santi Kota Bima, rencananya Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima akan melakukan pengambungan (Merjer) antara SDN 25 Santi dengan SDN 54 Santi, dan insya Allah SDN 54 Santi akan dijadikan Clinik Kesehatan yang akan dikelolah oleh Baznas Kota Bima.
Walikota Bima saat kunjungan Selasa siang didampingi Sekda Kota Bima H. Muhtar Landa, MH, Asisten 1 (Pemerintahan dan Kesra) Drs. Abdul Gawis, Asisten II (Administrasi dan Umum) H. Ahmad, SE, Ketua Baznas Kota Bima H. Nurdin Mansyur, S. Sos, Kepala Dikbud Kota Bima Drs. Supratman, M. Ap, Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) M. Ali, S. Sos, Kasi PTK Dikdas Muhammad Humaidin, M. Pd.
Berdasarkan data yang dihimpun media ini, alasan dimerjernya kedua sekolah tersebut menjadi satu sekolah saja, yakni SDN 25 Santi. Pasalnya, jumlah siswa di SDN 54 Santi hanya memiliki siswa 52 orang siswa saja (makin berkurang setiap tahunnya), belum lagi sekolah tersebut diapit oleh sekolah-sekolah lainnya dibagian Barat (SDIT Insan Kamil) dan bagian Timur (SDN 25 Santi).
Menanggapi hal tersebut, Ketua Baznas Kota Bima H. Nurdin pada media ini mengatakan, Clinik Kesehatan Kota Bima nanti akan diberi nama Rumah Sehat Baznas yang didalamnya ada klinik rawat inap, rumah, ada kantor. "Nanti akan dianggarkan oleh Pusat, melaui dana Baznas. Yang penting syaratnya pemerintah menyediakan 10 Are, sedangkan lahannya di SDN 54 Santu seluas 24 Are dan yang terpenting ada keseiapan lahan dulu oleh pemerintah, dan doakan saja semoga Rumah Sehat ini perdana di Kota Bima," singkatnya sembari menegaskan pihaknya (Baznas) akan menghadap Walikota Bima terkait kelanjutan program tersebut. (TN - 01)