| Zaskiya Mutiaramu (tengah) diampit Kasek Hj. Nurmala (kanan) dan guru pembimbingnya Umriani, S. Pd (kiri). |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Ya, bisa dibilang hebat, siswi bernama Zaskiya Mutiaramu merupakan siswi milik SDN 36 Nggaroro Kota Bima yang merupakan sekolah yang berlokasi dipinggiran (daerah terpencil) di bagian Kecamatan Raba. Rupanya, kehebatan Zaskiya Mutiaramu siswi yang masih duduk Kelas V SD tersebut terpilih sebagai Duta Provinsi Nusa Tenggara Barat pada lomba Kompetensi Sains Nasional (KSN) Tingkat Nasional pada Mata Pelajaran (Mapel) Matematika.
Lomba KSN tingkat nasional tersebut yang berlangsung secara Virtual (Zoom Meeting) pada Tanggal 8 - 9 November 2021 kemarin. Walaupun Zaskiya (sapaan singkatnya) tidak masuk sebagai juara pada tingkat nasional itu, namun dirinya merasa bangga bisa bersaing dengan siswa-siswi hebat lainnya di seluruh Nusantara ini.
Pada lomba KSN yang mempertandingkan mapel Matematika, juga mempertandingkan mapel Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Untuk Duta NTB rupanya ada siswi lainnya juga asal Kota Bima yakni Kurniati dari SDN 76 Toloweri dan Khaira Ifadah dari SDN 60 Sambinae serta Nurul Istiqomah siswi Kelas VI milik SDN 28 Melayu, ketiga siswi ini berjuang pada Mapel IPA dan hanya Zaskiya sendiri yang berjuang pada Mapel Matematika. "Peserta KSN asal Kota Bima rata-rata siswi dari sekolah pinggiran, ketimbang sekolah yang ada ditengah kota".
Siapakah Zaskiya sebenarnya, berikut wawancara khsus media ini, ketika wartawan Tupa News bersandar di sekolahnya Rabu (17/11/2021). Zaskiya rupanya jago pada mapel Matematika di sekolahnya, sehingga wajar bisa menjadi Duta NTB pada KSN Tingkat Nasional. Zaskiya dibina sejak Bulan September 2021 lalu oleh guru hebat milik SDN 36 Nggaroro yakni, ibu Umriani, S. Pd. "Ibu Umriani hanya manfaatkan waktu pembinaan pada jam istrahat saja, ketika pada saat proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang dibimbingnya setiap hari diruang guru setempat," ujar Kepala SDN 36 Nggarolo Kota Bima Hj. Nurmala, S. Pd saat diwawancarai diruang kerjanya Rabu pagi.
Lanjut Umi Nurmala ini, ternyata bukan hanya Zaskiya saja yang mengikuti KSN tingkat Kota Bima (saat seleksi sebelumnya) siswi dari sekolahnya. Akan tetapi siswinya yang bernama Maya Fidiatun Kelas VI juga berjuang pada mapel IPA, namun kandas dijalan sehingga tidak dapat tembus ke tingkat berikutnya, jadi hanya Zaskiya saja yang mewakili sekolahnya.
Masih tentang Zaskiya, ternyata siswi buah hasil dari perkawinan orang tuanya bernama Roni Aga Saputra (ayah) dan Nurjanah (ibu) bertempat tinggal di Lingkungan Nggarolo RT. 07 RW. 04 Kelurahan PenanaE Kecamatan Raba. "Zaskiya memang siswi yang memiliki potensi ketimbang siswa lainnya yang ada di kelas V. Zakian juga merupakan juara kelas (juara satu), tidak hanya juara satu di kelas V, akan tetapi siswi ini raih juara pertama sejak duduk di Kelas I. Bahkan Nilai raportnya saja pada mapel Matematika mencapai 90,00," beber Umi Nurmala didampingi ibu Umriani selaku guru pembina siswi hebat milik Kota Bima itu.
Zaskiya merupakan putri kedua dari tiga bersaudara, yang dalam keseharian memiliki hobi membaca, menghitung sekaligus memiliki cita-cita ingin menjadi sebagai Dokter nantinya. Zaskiya memiliki kakak pertama yang bernama Amanda Amtika Putri yang merupakan siswi di Kelas XI SMA Negeri 1 Kota Bima, sedangkan adiknya (ketiga) bernama Fairus Arjuna Ramadika Kelas III di SDN Labuan Baju - NTT. (TN - 01/Adv.)