| Walikota HML didampingi Ketua DPRD Dae Pawang saat menyaksikan presentasi rencana pembangunan Masjid Agung Al-Muwahidin, Sabtu (05/02/2022) malam. |
| Walikota bersama pengurus masjid Al-Muwahidin sedang saksikan presentasi rencana pembangunan Masjid Agung Al-Muwahidin. |
Tahun 2022 ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bima kembali mengalokasikan tambahan anggaran Rp. 10 Milyar untuk kelanjutan pembangunan Masjid Agung Al-Mulwahidin Kota Bima. Memastikan perencanaan dan pembangunan berjalan baik, Sabtu (05/03/2022) PPK bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bima mempersentasikan rencana kelanjutan pembangunan Masjid Agung Al-Muwahidin Kota Bima dihadapan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE., Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan S.Adm dan jajaran Pengurus Masjid Agung Al-Muwahidin Bima.
Dari anggaran Rp. 10 Milyar difokuskan penyelesaian pengerjaan selasar, penataan basement, penataan landscape dan beberapa pengerjaan lainnya. Sementara untuk rencana kelanjutan dan penuntasan pembangunan Masjid Al-Mulwahidin diupayakan kembali dialokasikan lagi pada tahun anggaran 2023 dan ini akan dikonsultasikan kepada pihak BPKP Provinsi NTB dengan harapan Masjid Agung Al-Muwahidin bima dapat dituntaskan pada tahun 2023 mendatang.
Masjid Agung Al-Muwahidin Kota Bima yang diproyeksikan akan menjadi Islamic Centre di Kota Bima ini menjadi salah satu bentuk komitmen Walikota sesuai visi dan misi yang tertuang dalam RPJMD 2018-2023. Diharapkan dengan menuntaskan pembangunan masjid agung Al-Muwahidin Kota Bima ini akan menjadi pusat kegiatan dan aktivitas keagamaan yang ada di Kota Bima sebagai tempat ibadah dan syiar islam. Terlebih juga Masjid Agung Al-Muwahidin Bima ini juga diharapakan akan menjadi ikon kebanggaan masyarakat Kota Bima.
Untuk diketahui, setelah belasan tahun tak tuntas-tuntas dibangun, diperiode kepemimpinan Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE dan Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, SH mulai fokus menuntaskannya. Dimulai tahun 2020 dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 10 Miliar. Kemudian di Tahun 2022 ini melalui APBD ditambahkan lagi alokasi anggaran sebesar Rp. 10 Miliar dan rencananya di Tahun 2023 untuk penyelesaian terakhir sebesar Rp. 6 Miliar. (TN - 03)