![]() |
| Para atlet Distabilitas Duta Kota Bima yang raih 2 Medali perak pada PESODA, di Mataram 26 - 27 Maret 2022. |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- SOIna (Special Olympics Indonesia) Kota Bima pada Pekan Olahraga Distabilitas "Special Olympics Daerah" (PESODA) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Ke-1 Tahun 2022 yang digelar di Mataram 26 - 27 Maret 2022, dari 5 Mata Lomba (Cabor) yang dipertandingkan, hanya mampu meraih 2 Medali Perak saja. Dua Medali Perak itu, yakni diraih oleh Kuraisin (Tuna C) pada tolak peluru Putra dan Fajrin (Dwoensirum) lompat jauh putra, demikian pernyataan resmi Ketua Cabor SOIna Kota Bima Sansusi, S. Pd pada Tupa News yang ditemui dikediamannya, Rabu (30/03/2022).
Atlet Distabilitas (different ability) ini merupakan rata-rata para alumni Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di Kota Bima ini. PESODA Tingkat NTB yang dipertandingkan secara perdana (Ke-1) juga dibuka secara resmi oleh Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc yang diwakilkan pada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Propinsi Nusa Tenggara Barat Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd. "SOIna merupakan organisasi olahraga atau Special Olympics," bebernya.
Sementara bagi atlet Distabilitas lainnya yang belum berhasil membawah pulang medali seperti
- Dadi Lari 50 Meter Putra (Tuna C)
- Dahlina Bocce Putri (Dwoensirum)
- Fahril Lari 25 Meter Putra (Tuna C), dan
- Didin Hariadin Lari 25 Meter Putra (Tuna C)
Agar tetap latihan yang lebih inten lagi, sehingga mampu meraih medali pada PESODA ke-2 nantinya. Dalam kesempatan itu juga, Sanusi atas nama Tim dirinya juga menyampaikan terimakasih kepada dua orang pendamping atlet (pelatih) yakni :
- Sri Ekawati, S. Pd.
- Hamdon, S. Pdi.
Yang setia menemani para atlet Distabilitas dengan tabah dan sabar, semoga jasanya menjadi ladang pahala dihari akhir nanti, tutup Sanusi yang juga Kepala SLB Al Ghifari Kota Bima. (TN - 01)
