![]() |
| Dandim Bima Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq ditengah mahasiswa, saat melakukan upaya langkah persuasif. |
BIMA, TUPA NEWS.- Aksi gabungan Cipayung Bima yang melibatkan ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus, yang terdiri dari gabungan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), menyerbu Kantor DPRD Kabupaten Bima sebagai upaya penolakan presiden tiga periode serta sederet tuntutannya.
Dalam aksinya di depan kantor DPRD Kabupaten Bima massa aksi sempat chaos dengan aparat keamanan, namun tidak berlangsung lama setelah upaya persuasif terus dilakukan oleh pihak TNI-Polri.
Aksi demonstrasi yang dikawal ketat oleh TNI-Polri ini dikawal langsung Kapolres Bima Kota dan Dandim 1608/Bima, meski terlibat dalam sedikit chaos Dandim 1608/Bima Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq, S.Sos langsung menenangkan massa aksi dengan mengajak agar menyampaikan aspirasi dengan penuh santun.
Pria berdarah asli Putra Bima ini tidak tangung-tangung turun bersama massa aksi untuk memastikan demonstrasi berjalan tertib dan aman tanpa adanya kendala dalam menyampaikan aspirasi maka perlu kita jaga bersama-.sama. "Mari kita jaga kedamaian unjuk rasa adik-adik semuanya dan para pendemo harus patuh pada aturan dan hak ini untuk kebaikan kita bersama khusunya di Daerah kita," ujar Dandim dihadapan massa aksi Senin (11/04/2022).
Dia (Muhammad Zia Ulhaq, red) meminta jangan sampai kita terprovokasi, kita jaga bersama keamanan dalam berunjuk rasa ini, demi kenyamanan kita sehingga penyampaian aspirasi tepat sasaran, singkat Dandim. (TN - 03)
