![]() |
| Kegiatan bimtek IKM selama 4 hari di SDN 1 Melayu yang diikuti oleh perwakilan guru SD se Kecamatan Asakota dibuka oleh Kadis Dikbud Kota Bima, Senin (18/07/2022). |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Sebanyak 71 orang guru hebat asal Kecamatan Asakota Kota Bima Senin (18/07/2022) hingga Kamis (21/07/2022) di ruang guru SDN 1 Melayu Kota Bima mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) bagi guru Kelas I dan IV, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) Lingkup Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Asakota Tahun 2022.
Sementara para narasumber hebat pula, yakni :
- Muhammad Humaidin, M. Pd (unsur Dinas Dikbud Kota Bima)
- Nurfatuh, S. Pd., SD (Kepala Sekolah Penggerak SDN 28 Melayu)
- Mariani, S. Pd (Komite Pembelajaran SDN 28 Melayu).
- Dian Mayasari, S. Pd (Komite Pembelajaran SDN 28 Melayu)
- Ikhsan, S. Pd (Komite Pembelajaran SDN 28 Melayu)
- Rahmah, S. Pd.I (Komite Pembelajaran SDN 28 Melayu)
Adapun jenis-jenis materi yang disampaikan oleh para pemateri, yakni sbb :
- Kebijakan Implementasi Kurikulum
- Pendidikan yang memerdekakan
- Struktur Kurikulum
- Profil Pelajar Pancasila
- Prinsip pembelajaran dan Asesmen
- Capaian Pembelajaran (CP)
- Akur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Modul Ajar
- Asesmen Diagnostik
- Asesmen formatif dan Sumatif
- Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP)
- Rapor Pendidikan
- Rapor kelas
Bimtek IKM Tingkat Kecamatan Asakota ini, resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima Drs. Supratman, M. Ap. Dalam sambutannya Kadis Supratman mengatakan, narasumber IKM di Kota Bima ini sebanyak 13 orang pada jenjang SD dan 2 orang jenjang SMP, serta para narasumber (instruktur) hebat milik Kota Bima ini semuanya sudah mendapatkan sertivikat dari Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek RI. "Ke 13 narasumber jenjang SD ini yakni, merupakan dari SDN 28 Melayu ada 5 orang, SDIT Insan Kamil ada 3 orang, SDN 5 Rabangodu Utara ada 5 orang," bebernya.
Kata Kadis Dikbud ini, ada 6 plafon merdeka belajar, jadi diharapkan para guru untuk selalu tingkatkan kompetensinya lewat pelatihan mandiri. Pasalnya, hasil bimtek maupun sosialisasi IKM dimaksud akan dilakukan evaluasi oleh pusat (sistem akan terbaca secara on-line dan sistematis). "Saya berharapar para Kepala Sekolah (kepsek) agar terus mendorong dan memberikan fasilitasi bagi guru-gurunya pada kegiatan apapun yang memajukan dunia pendidikan tentunya," harapnya.
Sementara terkait, Komunitas Belajar, harus kita bangun di satuan pendidikan dan ini adalah tugas Dinas (Dikbud, red) dan pasti tentu akan dinas fasilitasi komunitas belajar tersebut, tutup Suparman sambil menambahkan terima kasih kepada para guru se Kecamatan Asakota yang telah menjemput IKM ini, tinggal selangkah lagi dari hasil kegiatan bimtek ini yakni tinggal pemanfaatannya saja. "terimakasih atas kebersamaan, mari kita maju lebih selangkah lagi demi dunia pendidikan," katanya.
Dari pantauan langsung media ini, peserta (guru Kelas I, guru Kelas IV, guru PAI dan guru PJOK) yang mengikuti kegiatan bimtek ini yakni :
- SDN 1 Melayu
- SDN 3 Jatiwangi
- SDN 13 Kolo
- SDN 34 Bonto
- SDN 58 Tambana
- SDN 59 Rasalewi
- SDN 68 Kolo
- SDN 70 Tolotongga
- SDN 74 Songgela
- SDN 65 Jatibaru
- SDiT Imam Safi,iy Kedo Kota Bima
- SDIT Al Hikmah Melayu
- SD Laskar Pelangi Pali
(TN - 01)
