![]() |
| Kadis Dikbud Supratman foto bersama Cree SMPN 15 Kobi, Pengawas dan Narasumber saat pelaksanaan IHT IKM Kamis (21/07/2022). |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- In House Training (IHT) Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di SMP Negeri 15 Kota Bima Tahun Ajaran 2022/2023 resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima Drs. Supratman, M. Ap Kamis (21/07/2022) pagi di Aula SMPN 15 Oi Fo'o setempat.
IHT IKM "yang digelar sekolah di atas negeri awan" itu digelar selama satu hari full, dengan narasumber hebat yakni Ibnu Hajar, M. Pd (Guru Penggerak sekaligus Komite Pembelajaran SMAN 2 Kota Bima). Selama satu hari penuh tersebut Wakasek Humas SMAN 2 Kota Bima (Pak Ibnu, red) menyampaikan secara penuh IKM yang akan diterapkan pada guru-guru SMPN 15 Oi Fo'o mulai Tahun Pelajaran (Tapel) 2022/2023 ini.
Adapun materi yang disampaikan Pak Ibnu adalah terkait implementasi kurikulum merdeka yang meliputi ; paradigma baru pembelajaran yang berpusat dan berdasarkan kebutuhan murid, menganalisis capaian pembelajaran (CP) sampai menghasilkan Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan sampai pada modul ajar. Projek penguatan profil pelajar Pancasila dengan mulai penentuan tema, topik, waktu pelaksanaan, modul proyek serta rapor proyek. Juga terkait struktur kurikulum merdeka dan penyusunan kurikulum operasional satuan pendidikan (KOSP).
Sementara perserta yang ikuti IHT IKM tersebut sebanyak 28 orang (guru Kelas VII, VIII dan Kelas IX) yang terdiri dari guru Mata Pelajaran (Mapel) Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PKn, IPA, IPS, Matematika, Seni Budaya dan Prakarya, BP/BK serta Muatan Lokal (Mulok) serta 2 orang Pengawas Pembina (Bahanan, M. Pd dan Zainul Arifin, SH).
Dalam sambutannya Kadis Dikbud Supratman menjelaskan tentang pentingnya Kurikulum Merdeka secara umum. Seperti untuk mengejar ketertinggalan dari Negara lain. Dirinya juga mengapresiasi inisiasi Kepsek setempat untuk mengadakan kegiatan ini. Kegiatan seperti ini penting dalam rangka meningkatkan mutu bagi guru. "Selamat kepada tiga orang guru penggerak yang baru saja menerima sertifikat Guru Penggerak, dan salah seorang yakni Ibu Nining Jumiati, S .Pd juga lolos Tahap 1 dalam seleksi School Leadership Workshop (SLW). Ibu Nining merupakan 1 dari 4 orang guru penggerak perwakilan Kota Bima, juga Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 6 ada dua orang dari sekolah ini, yakni. Siti Rahmawati, S. Pd dan Suaeb, S. Pd," ujar Pak Supratman.
Ditempat yang sama Ibu Sri Maryani, yang mewakili Kepala SMPN 15 Kota Bima Abdi, S. Pd yang berhalangan hadir karena sakit. Sri Maryani mengapresiasi pihak dinas Dikbud, pengawas dan narasumber yang bersedia hadir walau SMPN 15 Kota Bima berada di pinggiran Kota. "Saya ucapkan Lembo Ade kepada tamu yang hadir karena di sini sinyalnya terbatas," singkatnya dalam pengantarnya.
Hebatnya lagi, walaupun Pak Abdi (selaku Kepsek) setempat, sejak Rabu (20/07/2022) malam dirujuk ke rumah sakit Muhammadiyah Bima. berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, meski Kepala sekolah tersebut (Abdi) berada di rumah sakit, akan tetapi tetap mengontrol dan berkoordinasi terkait pelaksanaan kegiatan dimaksud.
Diakhir penutupan pelaksanaan IHK IKM bagi sekolah negeri di atas awan itu, Wakasek Humas Ibu Dra. Fauzah sekaligus bertindak sebagai medorator kegiatan dimaksud. Menyampaikan untaian kata indahnya. "Kenapa Kurikulum perlu dirubah..? Maka ajari anak-anakmu sesuai dengan jamannya, karena mereka hidup di jaman mereka, bukan di zamanmu. Dan Sesungguhnya mereka diciptakan untuk jamannya, sedangkan kalian diciptakan untuk jaman kita," demikian ungkapan kata penutup yang disampaikan ibu Fauzan yang juga guru Bahasa Indonesia ini. (TN - 01)

