![]() |
| Foto : Sri Wahyuni (Kepala SDN 29 Tanjung Kota Bima). |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudriset) RI melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD, Dikdas dan Dikmen) Tertanggal (08/08/2022), Nomor : 7883/C/HK.03.01/2022 tentang penetapkan satuan pendidikan pelaksana Program Sekolah Penggerak (PSP) Angkatan III Tahun 2022. Dimana dalam surat tersebut untuk Propinsi Nusa Tenggara Barat ada dilampirkan XXVII (27), sementara untuk Kota Bima hanya ada dua sekolah yang lolos PSP, yakni TK Yaa Karim dan SDN 29 Tanjung Kota Bima.
Kepada media ini, Kepala SDN 29 Tanjung Sri Wahyuni, S. Pd mengatakan, dengan terpilih sekolah yang dipimpinnya sejak di lantik Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE pada Jum'at (11/06/2022) lalu, sebenarnya belum percaya sepenuhnya, tapi antara tangis haru dan bahagia mendengar kabar baik itu. "sebenarnya perasaan saya deg-degan mendengar sekolah yang dipimpinnya itu lolos sebagai Sekolah Penggerak (SP), walaupun ada kabar angin sebelumnya, bahwa SDN 29 Tanjung lolos pada Tahap Ke-III sebagai SP. Itu-pun baru kabar lisan saja dan saya baru yakin setelah menerima surat resmi dalam bentuk file PDF yang dikirim Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima," ujarnya pada Tupa News Rabu (10/08/2022).
Menurutnya, sebelumnya pada PSP Tahap Pertama Tahun 2021 sewaktu dirinya menjadi Kepala SDN 42 Manggemaci, sempat diumumkan lolos pada tahap awal sebagai SP bersamaan dengan SDIT Insan Kamil, SDN 28 Melayu, SDN 5 Rabangodu Utara, SDN 40 Lewirato dan SDN 42 Manggemaci. Namun begitu diumumkan oleh pihak pusat hanya tiga sekolah yang ditetapkan sebagai SP Tahap Ke-1 Kota Bima Tahun 2021 yakni, SDIT Insan Kamil, SDN 28 Melayu dan SDN 5 Rabangodu Utara. "Bisa jadi kelulusan SDN 29 Tanjung ini setelah dirinya lolos ditahap awal PSP Angkatan Pertama (Sewaktu SDN 42 Manggemac, red). Pasalnya, PSP ini secara otomatis bagi yang sudah lolos ditahap satu maka akan ditetapkan sebagai SP pada tahap berikutnya," bebernya.
Masih kata Ibu Sri Wahyuni ini, Senin (08/08/2022) pagi kemarin jajaran Dinas DIkbud Kota Bima melalui Kabid Dikdas Muhammad Humadin, M. Pd didampingi pengawas pembina Kecamatan Rasanae Barat hadir disekolahnya. Dimana saat itu Kabid Dikdas Pak Humaidin bertindak sebagai Inspektur Upacara. "Kunjungan Pak Kabid Dikdas berarti membawah berkah sehingga sekolahnya terpilih sebagai sekolah penggerak. Ayo guru-guru hebat SDN 29 Tanjung tugas kita semakin berat dan mari kita bahu membahu untuk mensukseskan PSP ini,," singkatnya.
Adapun riwayat kepemimpinan Ibu Sri Wahyuni ini sebagai Kepala Sekolah sbb :
- Kepala SDN 39 Rabadompu Barat
- Kepala SDN 19 Rabangodu Utara
- Kepala SDN 42 Manggemaci
- Kepala SDN 29 Tanjung (Sekarang)
Dari catatan redaksi media ini, Ibu Sri Wahyuni selama kepemimpinannya sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) di tiga sekolah sebelumnya (SDN 39, 19 dan 42) terus menunjukkan prestasinya baik dibidang Akademik dan Non Akademik, jadi tidak dapat diragukan lagi dedikasinya seorang Sri Wahyuni ini. (TN - 01)
