BIMA, TUPA NEWS.- Kejuaraan antar perguruan pencak silat se Pulau Sumbawa yang berlangsung di Gedung Samakai Kabupaten Dompu pada 17 - 22 Desember 2022 telah usai. Kegiatan yang bernama Open Turnamen Pencak Silat se Pulau Sumbawa Gubenur Cup I tersebut di ikuti oleh 500 lebih peserta (pesilat) dari Kabupaten dan Kota se Pulau Sumbawa.
Kejuaraan tersebut menugaskan Wasit - Juri (Wasjur) Tingkat Cabang, Daerah maupun Nasional sebagai aparat pertandingan yang menggunakan 2 gelanggang pertandingan. Nampaknya, ada 4 orang wasjur asal Perguruan Silat "Putra Bima" Indonesia yang bertugas, yakni masing-masing :
- Khairul, S. Sos
- Sahrudin, S. Sos
- Ahyar, S. Pd dan
- M. Nur, S. Pd
Keempat wasjur dari satu perguruan silat ini merupakan para pendiri, dewan pendekar dan senior Perguruan Silat "Putra Bima" Indonesia yang didirikan pada 14 Januari 2006 lalu. Khairul merupakan Ketua Lembaga Wasit Juri Pengurus Kota (Pengkot) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bima, sedangkan Sahrudin anggota lembaga wasit juri yang sama. Sementara Ahyar dan M. Nur merupakan anggota lembaga wasit juri Pengkab IPSI Kabupaten Bima, cuman bedannya M. Nur masih berstatus Wasit Juri Cabang (Milik Kabupaten Bima Tahun 2022) sedang tiga orang juri lainnya itu sudah berstatus Wasjur Kelas III Daerah NTB Tahun 2009 (Khairul dan Sahrudin) dan Tahun 2013 (Ahyar).
Berikut biodata para wasjur asal Perguruan Silat "Putra Bima" Indonesia (PSBI) dimaksud :
- Khairul (Peserta Wasjur Nasional Tahun 2013, peserta TOT Aturan Baru 2022, Pendiri Utama PSPBI, atlet Kategori Tunggal pertama di Bima Tahun 2000 - 2002, Direktur Utama PT. Tupanews Putra media).
- Sahrudin (Ikatan Pendiri PSPBI, Ketua Keamanan Kampus STKIP Bima).
- Ahyar (Guru honorer di Ponpes Ash-Shiddiqiyah, guru di SDN 53 Oi Fo'o Kota Bima dan guru SMA Islam Al Khitam Al Islamy dan Pendekar Besar PSBI).
- M. Nur (Anggota Asosiasi Wasit Sepakbola ASKAB PSSI Bima, anggota Brigade Masjid BKPRMI, Ketua GANAS ANNAR MUI Kecamatan Palibelo, Anggota Pelestari Seni dan Budaya Mbojo - Kae, Anggota Gerakan Pramuka Kabupaten Bima serta warga tetap PSPBI)
Perguruan silat binaan H. Muhammad Lutfi, SE selaku penasehat tersebut, kini sudah memiliki beberapa wasjur cabang dan daerah yang di adakalkan oleh Kota Bima dan Kabupaten Bima. Selain itu, perguruan memiliki seragam khas Biru Dongker Lis Hitam itu, kini sudah memiliki basecamp latihan di Kabupaten Gowa dan Makassar Propinsi Sulawesi Selatan dan bahkan Bertempat latihan Kota Raja Ampat Provinsi Papua Barat. (TN - 02)
