KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Dalam pernyataan resminya Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima Drs. Supratman, M. Ap pada sambutannya pada acara pelepasan siswa Kelas VI Tahun Pelajaran (Tapel) 2022/2023 di SDN 29 Tanjung, Sabtu (03/06/2023).
Kata Suparman, saat ini lagi trend di media sosial (Medsos) terkait pro-kontra pelepasan siswa kelas akhir atau yang disebut wisuda. Menanggapi hal tersebut, kami selaku dinas terkait sudah menggeluarkan surat himbauan kepada seluruh seluruh sekolah dari jenjang TK, SD dan SMP se Kota Bima. Bahwa wisuda di tiadakan, tapi yang benar adalah pelepasan siswa kelas akhir dan acaranya dilaksanakan di lingkungan sekolahnya masing-masing, tegas Supratman.
Kenapa Wisuda ditiadakan, kerena banyak mengeluarkan biaya tentunya, dari siswa harus pakai jas (bagi laki-laki) dan kebaya (bagi perempuan). Apalagi sampai menyewa gedung serba guna (diluar sekolah) yang tentunya memakan biaya yang banyak pula. "Kita tetap melaksanakan acara pelepasan siswa ini (perpisahan) dan bukan acara wisuda tentunya. Apa salahnya, acara ini digelar sekali dalam 6 tahun bagi siswa yang menuntun ilmu di sekolah dasar selama 6 tahun lamanya," ujarnya.
Menurut Supratman, acara pelepasan ini juga ada nilai positifnya, ada juga nilai budaya yang dibangun, terjalinnya tali silahturahmi antara orang tua siswa dengan seluruh dewan guru disekolah setempat. "Orang tua juga bahagia dan guru juga merasa kebanggaan dan terharu melepas anak didiknya," urainya. (TN - 01)
