![]() |
| Walikota Bima H. Muhammad Lutfi saat berpidato dihalaman rumahnya, ikut didampingi istrinya (Umi Elya), Jum'at (01/09/2023) siang. |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE tiba di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima Jum'at (01/09/2023) sekitar pukul 13.20 Wita (bada sholat Jum'at). Walikota Bima yang baru saja pulang dari Jakarta dalam rangka menemui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI Selasa (29/08/2023) terkait permohonan bantuan (proposal) rencana pembangunan Base Transceiver Station (BTS) atau Tower yang diperuntukkan bagi daerah Blank Spot (wilayah yang tidak tersentuh/tersedia akses internet) yang meliputi di wilayah Kelurahan Nungga, Lelamase, Toloweri, Kabanta dan pada umumnya di wilayah bagian Timur Kota Bima.
Sementara pada hari yang sama, Selasa (29/08/2023) bertepatan dengan kunjungan Tim KPK RI di Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bima, dan alhasilnya Walikota Bima HML dibully dengan sorotan yang mengarah hal-hal negatif, sehingga dari itu membuat simpatisan/militan masyarakat pendukung HML merencanakan penjemputan dirinya (HML) dari bandara menuju kediamannya dengan cara berkonvoi. Hal tersebut direncanakan oleh masyarakat pencinta Walikota HML ini sejak Rabu (30/08/2023) kemarin, namun HML batal berangkat ke Bima, karena ada undangan lainnya di Jakarta, sehingga hari Jum'at (01/09/2023) Walikota Bima baru bisa hadir di kota kelahirannya.
Terpantau di bandara SMS Bima itu, pendukung HML sejak pukul 09.00 pagi sudah mulai berkumpul di batas kota, sembari star menuju bandara yang berlokasi di Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima. Waktu sholat Jum'at-pun tiba, dan ratusan masyarakat Kota Bima menggelar sholat Jum'at berjamaah di masjid disekitar bandara.
Begitu pesawat melandas (turun) di bandara Bima, Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE keluar dari bandara dan langsung disambut isak tangis, haru dan bahagia yang nampak diraut wajah para pejuangnya. Terpantau para relawan dan pejuang HML ini usai bersalaman dan berpelukan dengan orang nomor satu di Kota Bima langsung menaiki kendaraannya masing-masing, baik roda empat dan roda dua, dengan tertib berlalulintas rombongan HML diarak (konvoi) hingga menuju dikediamannya di Kelurahan Rabadompu.
Hal yang sama terjadi di kediaman HML, dimana ratusan simpati dan keluarga besar HML disana sudah menunggu dan begitu HML turun dari mobilnya, juga disambut dengan penuh haru dan bahagia, "Allahu Akbar" serentak dilontarkan oleh masyarakatnya dihalaman kediamannya.
Usai Walikota HML mengganti pakaiannya, langsung berpidato dihadapan ratusan masyarakat yang memadati kediamannya. Beberapa isi pidatonya itu, yakni diantaranya "Saya menanggis apabila tidak mampu mengurus daerah ini (Kota Bima, red), dan kota ini harus setara dengan kota-kota lainnya, serta bagi saya kebenaran itu tidak akan pernah tertukar," demikian isi pidato singkat H. Muhammad Lutfi didampingi sang istri tercinta Hj. Ellya Alwaini.
Berikut (dibawah) ini merupakan cuplikan video isi pidato Walikota Bima dikediamannya usia dijemput oleh ratusan masyarakatnya :
(TN - 01)
