![]() |
| Foto Ilustrasi : Suami selingkuh, istripun ikut serong |
Kota Bima, Tupa News.- Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE usai silahturahim sekaligus pembinaan dengan jajaran satuan pendidikan, yang terdiri dari unsur Kepala SD dan SMP dan Pengawas Pendidikan pada Rabu (08/07/2020) di Gedung Seni Budaya (GSB). Pada wartawan Tupa News, Walikota menyikapi seputar isu skandal perselingkuhan yang melibatkan sederet oknum Kepala Sekolah (Kepsek) di Kota Bima. Kata HM. Lutfi selaku Walikota Bima bahwa dirinya tidak akan berikir panjang untuk mencopot jabatan kepsek yang terbukti asusila. Namun, mantan anggota DPR RI dua periode ini menyampaikan agar para korban baik istri syah orang lain maupun suami syah orang lain (Selaku korban) untuk segera melaporkan secara langsung pada dirinya.
Kini, ketegasan seorang Walikota Bima ini akan diuji setelah mengeluarkan statement pada media ini sebelumnya. Pasalnya, kantor redaksi Tupa News Jln. Villa Wadu Kajuji di Kelurahan Matakando Kota Bima Minggu (13/07/2020) pagi, di datangi secara langsung oleh para korban, yang merasa diri keluarga dekatnya diselingkuhi oleh oknum kepsek dari Kota Bima. Demi melindungi kerahasiaan nara sumber tersebut, media ini merahasiakan identitas keduanya, dan berikut wawancaranya.
Nara sumber pertama, sebut saja Jojon (Suami syah orang lain). Kata, Jojon dirinya kaget setelah membaca berita Tupa News pada website www.tupanews.info . “Kok seorang Walikota Bima ini tidak berani mencopot jabatan oknum kasek yang sudah diisukan oleh media masa di Kota Bima, yang seharusnya berita tersebut dijadikan Barang Bukti (BB), tanpa harus menunggu lagi laporan secara resmi dari pihak korban,” ujarnya sambil di dampingi kedua anaknya.
Lanjut Jojon, terkait bukti yang diharapkan oleh seorang Walikota itu, mungkin maunya ditangkap tangan oleh kami selaku keluarganya, atau digrebek oleh warga lainnya saat berduaan dalam salah satu tempat (Kamar) dan lainnya. “Memang sih, saya belum tangkap tangan istrinya saat berduaan dengan oknum kepsek yang sudah berkeluarga itu. Bahkan pernah ada laporan bahwa istrinya sempat duduk di salah satu tempat rekreasi ternama di Bima ini, tetapi informasi tersebut terlambat karena pada saat dirinya mendatangi tempat yang dimaksud, pasangan selingkuhan itu sudah bubar alias kabur,” ungkapnya.
Jujur, saya merasa prihatin kepada anak-anaknya ini, tapi mau bagaimana lagi, istrinya tidak punya niat baik ingin memperbaiki rumah tangga. Justeru sebaliknya, Dia lebih memilih jalan untuk berselingkuh dengan suami syah orang lain (Salah satu oknum kepsek). Anehnya lagi, meskipun istri saya ini sudah ketahuan selingkuh, tapi tidak mau minta cerai. “Mungkin ada benarnya juga kalau istilah Selingkuh adalah akronim dari (Selingan indah, setiap tikungan pasti ada jalan) dan rumput tetangga lebih subur ketimbang rumput sendiri,” sindir si Jojon (Bukan nama aslinya) sambil menegaskan dalam waktu dekat ini, akan menghadap Walikota Bima untuk melaporkan secara resmi oknum kepsek dimaksud.
Sementara nara sumber kedua, Dewie Sartike alias DS bukan nama sebenarnya mengatakan, perselingkuhan dirinya dengan seorang oknum kepsek salah satu sekolah di Kota Bima, tentu saja tidak di ketahui oleh suami syahnya di rumah. Karena pada dasarnya, DS hanya terpengaruh akibat rayuan gombal dari seorang pimpinan satuan pendidikan itu. Pertama-tama dirayu, selanjutnya dirayu lagi dan akhirnya diajak jalan-jalan oleh oknum kepsek mulai dari wilayah Bima (Kota dan Kabupaten) hingga ke Pulau Lombok. “ketika ditanya oleh suaminya saat bepergian ke Lombok, DS ini hanya menyampaikan ada urusan kantor dan kepentingan mendadak,” kata DS saat wartawan ini bertanya apa alasanya, apabila ditanya sang suami di rumah.
Akibatnya lama-kelamaan dirinya larut dan asyik dengan selingkuhannya. Tapi seiring dengan perputaran waktu, dirinya pun mulai sadar akan perbuatan dosa tersebut. Disamping itu, sang suamipun sudah mulai curiga dengan perubahan penampilan dirinya, yang mana sebelumnya agak malas berdandan, tapi akibat terbujuk rayuan maut sang arjuna, dirinya selalu memperhatikan dandanan cantik melebihi dan hampir mengalahkan gadis lainnya yang belum menikah.
![]() |
| Foto Ilustrasi : Perselikungan ketangkap ama istri dan anak-anaknya. |
Masih sambung Dewie Sartike, tidak lama kemudian, ternyata si doi selingkuhannya alias (oknum kepsek) tampaknya sudah bosan dengan dirinya atau mungkin sudah tidak ada kecocokan lagi. Hal ini terbukti dari ulah oknum kepsek selingkuhannya yang telah menggaet dan membidikan panah asmaranya pada wanita lain. “Saya kaget melihat oknum kepsek yang biasa dampingi dirinya bernyanyi di salah satu tempat karaoke, di kamar yang biasanya dipesan oleh keduanya, ternyata saat itu oknum kepsek tersebut sedang asyik berkaraoke ria dengan teman dekat DS juga,” bebernya sambil tersenyum.
Saat DS melihat si doi sedang berkaraoke dengan wanita lain, sebenarnya ada keinginan untuk menyampaikan perasaan keberatan, tapi DS tahu diri bahwa dirinya juga hanya pasangan selingkuhan dan DS punya suami syah di rumah. “Tetapi mas wartawan, teman saya itu, istri syah orang lain juga loh, berarti si doi (Mantan selingkuhannya) lebih suka dengan milik orang lain, dan tidak doyan dengan gadis yang belum menikah. Jadi, ternyata setelah DS telusuri oknum pimpinan satuan pendidikan yang satu ini sangat berbeda dan istimewa kayaknya,” duga seorang ibu rumah tangga ini saat mendatangi kantor redaksi yang didampingi putra sulungnya.
Mengakhiri wawancara tersebut, DS menuturkan, mudah-mudahan oknum kepsek yang sempat bersama dirinya dalam waktu yang begitu lama itu cepat insaf dengan menyesali perbuatannya selama ini yang telah mengganggu dan doyan pada istri syah orang lain, begitupun dirinya (DS, red) akan segera kembali untuk memperbaiki rumah tangganya. DS juga mengakui dengan sesadar sadarnya bahwa hubungan yang terjalin dengan oknum kepsek itu terjadi sebelum oknum selingkuhannya itu menjadi kepsek dan hanyalah sebagai guru biasa, dan oknum tersebut baru saja dilantik pada awal Tahun 2020 ini menjadi kepsek.
Saat ditanya wartawan ini, apakah DS punya niat untuk melaporkan kasus yang menimpanya pada Walikota Bima, seperti yang diberitakan media ini. “Insya Allah tidak mas wartawan, tapi saya akan menyarankan kepada temannya (Juga selingkuhan oknum kepsek tersebut) untuk melaporkan pada Kepala Daerah ini. Pasalnya, teman DS itu sudah bercerai dengan suami syahnya, gara-gara ada Pria Idaman Lain (PIL). Khawatirnya, kemudian teman akrabnya bisa di PHP-in lagi alias (Pemberi Harapan Palsu) oleh oknum kepsek tersebut, dan lantaran juga ada iming-iming dinikahi secara siri,” tutupnya. (TN. 06)
Saat DS melihat si doi sedang berkaraoke dengan wanita lain, sebenarnya ada keinginan untuk menyampaikan perasaan keberatan, tapi DS tahu diri bahwa dirinya juga hanya pasangan selingkuhan dan DS punya suami syah di rumah. “Tetapi mas wartawan, teman saya itu, istri syah orang lain juga loh, berarti si doi (Mantan selingkuhannya) lebih suka dengan milik orang lain, dan tidak doyan dengan gadis yang belum menikah. Jadi, ternyata setelah DS telusuri oknum pimpinan satuan pendidikan yang satu ini sangat berbeda dan istimewa kayaknya,” duga seorang ibu rumah tangga ini saat mendatangi kantor redaksi yang didampingi putra sulungnya.
Mengakhiri wawancara tersebut, DS menuturkan, mudah-mudahan oknum kepsek yang sempat bersama dirinya dalam waktu yang begitu lama itu cepat insaf dengan menyesali perbuatannya selama ini yang telah mengganggu dan doyan pada istri syah orang lain, begitupun dirinya (DS, red) akan segera kembali untuk memperbaiki rumah tangganya. DS juga mengakui dengan sesadar sadarnya bahwa hubungan yang terjalin dengan oknum kepsek itu terjadi sebelum oknum selingkuhannya itu menjadi kepsek dan hanyalah sebagai guru biasa, dan oknum tersebut baru saja dilantik pada awal Tahun 2020 ini menjadi kepsek.
Saat ditanya wartawan ini, apakah DS punya niat untuk melaporkan kasus yang menimpanya pada Walikota Bima, seperti yang diberitakan media ini. “Insya Allah tidak mas wartawan, tapi saya akan menyarankan kepada temannya (Juga selingkuhan oknum kepsek tersebut) untuk melaporkan pada Kepala Daerah ini. Pasalnya, teman DS itu sudah bercerai dengan suami syahnya, gara-gara ada Pria Idaman Lain (PIL). Khawatirnya, kemudian teman akrabnya bisa di PHP-in lagi alias (Pemberi Harapan Palsu) oleh oknum kepsek tersebut, dan lantaran juga ada iming-iming dinikahi secara siri,” tutupnya. (TN. 06)

