Kota Bima, Tupa News.- Kabar gembira bagi siswa-siswi alumi SD/MI Tahun Pelajaran (Tapel) 2020/2021 wilayah Zona SMP Negeri 5 Kota Bima, dimana disekolah yang dipimpin Hj. Nurmah, M. Pd mulai bulan Juni 2021 ini bertepatan dengan penerimaan siswa baru Tapel 2021/2022 menerapkan sekolah berbasis pondok khusus Kelas Tahfidz bagi 20 orang siswa saja. Hal tersebut disampaikan Kepala SMPN 5 Kota Bima Hj. Nurmah, M. Pd pada Tupa News di Aula Akbar Hotel Mutmainnah Kota Bima Rabu (02/06/2021) siang.
Dimana pada Rabu itu, bertepatan dengan kegiatan pendampingan pendaftaran rekrutmen pelatih ahli Program Sekolah Penggerak (PSP) Angkatan 1 Tahun 2021 yang diikuti oleh 17 Kepala Sekolah (Kepsek), seorang pengawas pendidikan SMP dan 2 orang penilik pendidikan yang diprakarsai oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima yang dihadiri pula oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Teknologi dan Riset RI melalui Direktorat Jenderal Guru Tenaga Kependidikan (GTK).
Dihadapan dua orang nara sumber nasional, Umi Nurmah melaporkan bawah disekolahnya ada kurikulum lokal (Khusus sekolahnya) yakni sekolah berbasis pondok. Jadi pertanyaan, apakah kegiatannya itu harus mendapatkan SK dari Kepala Daerah (Walikota) atau cukup SK dinas saja. Menanggapi hal tersebut, pihak pusat melalui Sugeng Riyanto selaku Pengadministrasi PTK dan Dakroni dari PPNPN belum bisa menjawab pertanyaan dari Umi Nurmah, malah Dakroni akan membawah informasi tersebut ketingkat pusat, jawab Dakroni menanggapi masukan dari kepsek Umi Nurmah.
Dihadapan dua orang nara sumber nasional, Umi Nurmah melaporkan bawah disekolahnya ada kurikulum lokal (Khusus sekolahnya) yakni sekolah berbasis pondok. Jadi pertanyaan, apakah kegiatannya itu harus mendapatkan SK dari Kepala Daerah (Walikota) atau cukup SK dinas saja. Menanggapi hal tersebut, pihak pusat melalui Sugeng Riyanto selaku Pengadministrasi PTK dan Dakroni dari PPNPN belum bisa menjawab pertanyaan dari Umi Nurmah, malah Dakroni akan membawah informasi tersebut ketingkat pusat, jawab Dakroni menanggapi masukan dari kepsek Umi Nurmah.
Lanjut Umi Nurmah mantan Kepala SMPN 6 Kota Bima menjadi sekolah model dan mantan Kepala SMPN 1 Kota Bima menjadikan sekolah rujukan saat kepemimpinan kepsek hebat ini. Dirinya juga melaporkan bahwa rencana sekolah berbasis ponpes itu sudah dirapatkan dengan Orang Tua /Wali Senin (31/05/2021) kemarin, para siswa yang terpilih yang masuk diprogram Kelas Tahfidz akan menginap di sekolah (Mondok) selama beberapa waktu dan kegiatan ini tentunya untuk meningkatkan akhlak bagi generasi ini. Pasalnya, dengan melihat perkembangan sosial sehingga siswa harus di bina secara agama melalui pesantren di sekolah yang bertujuan untuk lebih mendalami pemahaman tentang agama dan tata krama untuk menghargai orang tua serta warga sekitarnya, beber Umi Nurmah. (TN – 01)
