![]() |
| Kepsek Mahfud sedang menunjukan kolam milik SMPN 6 Kota Bima yang disulap pihaknya hanya dalam kurung waktu 2 minggu. |
Kota Bima, Tupa News.- Luar biasa ditangan dinginnya seorang Kepala SMP Negeri 6 Kota Bima, Mahfud, S.S berhasil melakukan penataan hingga 1,5 Tahun ini, akibatnya Mahfud berhasil melahirkan Kolam Air Terjun Relief yang berada di halaman sekolah.
Kolam yang posisinya di Jalan Sukun Karara - Kota Bima, atau sebelah Utara Kantor atau sebelah Timur ruang belajar Kelas VII (Tujuh) yang disulap dalam kurung waktu sesingkat-singkatnya, hanya dalam dua Minggu saja, kolam itu sudah bisa digunakan dan kini kelihatan indah dan cantik. Kolam yang dibangun pada pertengahan Bulan Juni 2021 kemarin, kini sudah mulai dipakai oleh guru-guru setempat untuk foto-foto dan Selfi serta menikmati kesejukan air terjunnya.
Menurut Mahfud pada Tupa News Sabtu (10/07/2021) kolam yang dibangun disela-sela pohon Glodokan dengan ukuran 4 x 4 Meter yang dibiayai dari anggara Biaya Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2021 Tahap II (Bulan Mei - Agustus) dan hasil swadaya dari guru-guru warga sekolah setempat. Sementara tenaga teknisi (Tukang) yang kerjakan kolam tersebut adalah murni tenaga dari interen sekolah. "Pembangunan kolam ini juga dibangun agar sekolah ini kelihatan indah, bagus dan nyaman bagi warga sekolah," ujar Mahfud, S.S.
Pada prinsipnya, kolam tersebut dibangun atas hasil swadaya dari para guru-guru dan pegawai Lingkup SMPN 6 Kota Bima dan dibantu dari biaya BOS Tahap II Tahun 2021. Selain pembuatan kolam, di sekolah yang dipimpin mantan guru Bahasa Indonesia SMPN 9 Kota Bima dan guru SMPN 1 Kota Bima ini, juga nampak para guru-guru lainnya yang kompak sedang melakukan penataan di Lapangan Olahraga Serba Guna (Basket ball, Volley ball dan Fulsal) dengan melakukan perawatan dan pengecatan.
Lanjut Mahfud, sekolah yang dipimpinnya sejak Februari 2020 lalu, pada Tahun Ajaran 2020/2021 fokus di program fisik (Penataan Taman dan Lingkungan serta Sarana dan Prasarana). Nanti di Tapel 2021/2022 baru fukos pada peningkatan prestasi baik bidang Akademik maupun Non Akademik.
Saat ditanya wartawan ini kenapa dirinya fokus pada program fisik. Jawab Mahfud, karena sejak dirinya masuk di sekolah ini kelihatannya tidak terawat usai sekolah tersebut di landa banjir bandang Desember 2016 lalu.
Sehingga dirinya saat ini sudah berhasil menata (Fisik) kembali dibeberapa titik seperti, pada Aula sekolah, ruang guru, Kantin Sekolah, ruang UKS, ruang BK, ruang komputer, tower air serta mengfusikan kembali beberapa WC/kamar kecil yang tidak dipakai, tutupnya.(TN - 01/Adv.)

