![]() |
| Kepala SDN 28 Melayu Nurfatuh, sedang didampingi jajaran Dinas Dikbud saat menggelar IHT Senin (05/07/2021). |
Kota Bima, Tupa News.- Senin (05/07/2021) bertempat di SDN 28 Negeri Melayu Kota Bima menggelar In House Training (IHT) dalam Program Sekolah Penggerak (PSP). Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima, Drs. H. Supratman M. Ap, didampingi Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) M. Ali, S.Sos, Kasi PTK Muhammad Humaidin, M.Pd, Kasi Kurikulum Endang Kurniawati, M.Pd dan H. M. Said, S.Pd selaku Pengawas Pembina SDN 28 Melayu Kota Bima.
Pelaksanaan In House Training yang dilaksanakan secara blanded learning (Pembelajaran campuran) dilakukan secara 60 porsen luring (tatap muka) dan 40 porsen daring. IHT ini diikuti oleh 21 orang guru setempat yang berimplementasikan pembelajaran sebagai fasilitator. Sementara itu, dalam pengantarnya Kepala SDN 28 Melayu Kota Bima, Nurfatuh, S. Pd., SD mengatakan tentang PSP sekaligus memberikan dukungan dan semangat kepada peserda didik dan guru selaku pengaja yang diharapkan ilmu dan pengalaman yang di dapatkan para guru dalam IHT ini dapat diaplikasikan agar terwujud Pendidikan yang Merdeka.
Pelaksanaan In House Training yang dilaksanakan secara blanded learning (Pembelajaran campuran) dilakukan secara 60 porsen luring (tatap muka) dan 40 porsen daring. IHT ini diikuti oleh 21 orang guru setempat yang berimplementasikan pembelajaran sebagai fasilitator. Sementara itu, dalam pengantarnya Kepala SDN 28 Melayu Kota Bima, Nurfatuh, S. Pd., SD mengatakan tentang PSP sekaligus memberikan dukungan dan semangat kepada peserda didik dan guru selaku pengaja yang diharapkan ilmu dan pengalaman yang di dapatkan para guru dalam IHT ini dapat diaplikasikan agar terwujud Pendidikan yang Merdeka.
“Kami merasa bersyukur bisa menjadi salah satu sekolah terpilih yang akan melaksanakan PSP, dimana program ini merupakan salah satu kebijakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI yaitu Merdeka Belajar. Program sekolah penggerak sebagai upaya mewujudkan karakter siswa melalui profil pelajar Pancasila serta berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik.
Nurfatuh, juga berpesan untuk memanfaatkan segala media untuk kegiatan pembelajaran selama Covid-19 ini, agar siswa dapat mengikuti pembelajaran lebih mudah. Selain itu, kegiatan pembelajaran diarahkan yang berbasis lingkungan untuk membudayakan peduli lingkungan di sekolah. (TN - 01)
Nurfatuh, juga berpesan untuk memanfaatkan segala media untuk kegiatan pembelajaran selama Covid-19 ini, agar siswa dapat mengikuti pembelajaran lebih mudah. Selain itu, kegiatan pembelajaran diarahkan yang berbasis lingkungan untuk membudayakan peduli lingkungan di sekolah. (TN - 01)
