![]() |
| Kepsek Ida Astriaty Nur (melambaikan tangan) bersama Doktor H. Sumadi saat Zoom Meeting. |
![]() |
| Proses zoom meeting bimtek penyusunan soal AKM. |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan soal (Asessmen Kompetensi Minimum (AKM) dengan menggunakan pendekatan blended learning (daring dan luring) berjalan lancar. Kegiatan yang digelar secara kolaborasi yakni tatap muka di ruang rapat guru SMP Negeri 4 Kota Bima dan secara Virtual (Zoom Meeting).
Pada tatap muka (Luring) tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima Drs. Supratman, M. Ap didampingi Kasi PTK Bidang Dikdas Muhammad Humaidin, M. Pd, sementara penyampaian materi secara Luring (Zoom Meeting) oleh DR. H. Sumadi, S. Pd., M.Si dari Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) yang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.
Pada media ini, Kepala SMPN 4 Kota Bima Ida Astriaty Nur, S. Pd Sabtu (21/08/2021) mengatakan, menyampaikan terima kasih pada bapak kadis dikbud kobi yang didampingi kasi hebat (kasi penggerak) bapak Muhammad Humaidin yang sudah meluangkan waktu untuk hadir sekaligus membuka bimtek penyusunan soal AKM yang diikuti oleh seluruh guru disekolah setempat baik PNS dan Non PNS. Terima kasih kedua, pada narasumber hebat bapak DR Sumadi dari Widyas Swara P4TK Matematika Jogjakarta.
Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kompetisi guru lebih khususnya dalam penyusunan soal AKM, kegiatan ini juga sebagai langkah awal dalam menghadapi AKM sekaligus untuk mendukung program merdeka belajar.
Secara umum AKM ini merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua peserta didik untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. Selain itu kata Kepsek ini, bahwa AKM itu ada dua AKM yakni AKM literasi dan AKM Numerasi. "Literasi dan Numerasi bukan hanya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika saja, tapi juga mencakup seluruh mata pelajaran lain," ujarnya. (TN - 01)


