Artikel :
Pemanfaatan Kaleng Bekas Untuk Permainan Terompak
Oleh Abdul Sabil, S. Pd
![]() |
| Abdul Sabil, S. Pd sedang tunjukkan pembuatan kalang bekas untuk dipergunakan permainan Terompak. |
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil- hasil teknologi dalam proses belajar. Para guru dituntut agar mampu menggunakan alat- alat yang dapat disediakan oleh sekolah. Guru sekurang-kurangnya dapat menggunakan alat yang murah dan efisien yang meskipun sederhana dan bersahaja tetapi suatu keharusan dalam upaya mencapai tujuan belajar yang diharapkan. Disamping itu guru mampu menggunakan alat-alat yang tersedia dan dapat mengembangkan ketrampilan membuat media pembelajaran yang belum tersedia. Untuk itu guru harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pembelajaran.
Permainan terompak merupakan salah satu cabang olahraga yang di pelajari. Akan tetapi, siswa masih kesulitan karena dengan terbatasnya alat peraga. Untuk itu, praktek Permainan terompak akan lebih dipermudah menggunakan media Terompak modifikasi. Serta memudahkan pengajar dalam menjelaskan teknik-tekniknya, sehingga proses latihan dapat berjalan secara efektif dan efisien.
![]() |
| Siswa SDN 18 Dodu sedang tunjukkan permainan Terompak menggunakan kaleng bekas. |
Berdasarkan latar belakang di atas, dapat dibuat rumusan masalah sebagai berikut: “Bagaimana cara mempraktekkan Terompak dengan media yang dibuat dengan modifikasi sederhana”. tujuannya bagaimana cara mempraktekkan permainan terompak dengan media yang dibuat dengan modifikasi sederhana. agar peserta didik mampu mempraktekkan Permainan terompak dengan media yang dibuat dengan modifikasi sederhana.
Adapun cara penggunaannya adalah Terompak di pakai dikaki kiri dan kanan kemudian tali di jepit di antara ibu jari dan jari kaki panjang. Selanjutnya peserta didik diarahkan berjalan dan menggunakan terompak, dan dilakukan berulang-ulang. Untuk membantu anak-anak untuk memahami materi permainan tradisional sederhana (terompak).
Penulis :
Guru Olahraga SDN 18 Dodu Kota Bima.

