Peserta kejurcab Pencak Silat Usia Dewasa Tahun 2021 saat upacara penutupan sekaligus penyerahan hadiah, Minggu (26/12/2021).
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Kejuaraan Cabang Pencak Silat Antar Perguruan Se Kota Bima khusus Usia Dewasa yang di adakan oleh Pengurus Kota (Pengkot) Ikatan Pencak Silat Indoensia (IPSI) Kota Bima di Gedung Seni Budaya (GSB) pada 23 – 26 Desember 2021, perlu diajungi jempol. Pasalnya, organisasi olahraga besar dibawah tangan dinginnya Khalid Bin Walid selaku Ketua IPSI Kota Bima mampu memberikan hadiah per atlet bagi yang meraih juara satu, dua dan juara tiga bersama, begitupun bagi juara umum pertama, kedua dan ketiga selaku peraih medali terbanyak, juga diberikan hadiah berupa uang pembinaan.
Tidak tanggung-tanggungnya lagi, Ketua IPSI Kota Bima Khalid Bin Walid untuk mensukseskan kejurcab dimaksud menghabiskan dana pribadinya senilai Rp. 20 Juta untuk kegiatan kejurcab usia dewasa, baik honorium panitia, aparat pertandingan, konsumsi selama 4 hari pertandingan maupun hadiah bagi atlet dan juara umum, semua biaya ditanggung Khalid Bin Walid secara pribadi.
Hal tersebut disampaikan Ketua Lembaga Wasit – Juri Perguruan Pencak Silat Ular Naga, Ahmad, A.Ma pada media ini mengatakan, kejuaraan silat selama ini hanya diberikan hadiah bagi juara umum pertama, kedua dan ketiga saja (Hadiah bagi perguruan/tim), tapi berbeda dengan IPSI Kota Bima dibawah komando Khalid Bin Walid ini. Pasalnya, pesilat yang meraih medali Emas diberikan hadiah uang tunai senilai Rp. 150.000, peraih medali Perak dihadiakan Rp. 120.000 dan peraih medali Perunggu (Juara tiga bersama, ada 2 pesilat setiap kelasnya) diberikan Rp. 100.000 per atlet. Belum lagi bagi juara umum pertama (Rp. 1 Juta), juara umum dua (Rp. 700 ribu) dan juara umum tiga (Rp. 500 ribu). “Saya tidak menilai banyak dan sedikitnya nilai uang tersebut sebagai hadiahnya, akan tetapi dengan adanya hadiah per atlet memiliki kebanggan tersendiri bagi atlet,” singkat Ahmad yang juga bertindak sebagai Asisten Sekretaris Pertandingan pada Kejurcab tersebut.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Ihwan Nor selaku Pelatih (Pendamping Pesilat) Perguruan Silat Putra Bima Indonesia. Kata Ihwan Nor, dirinya sudah menjadi atlet pencak silat mewakili perguruannya sejak Tahun 2012 lalu dan baru kali ini pesilat yang juara satu, dua dan juara tiga bersama diberikan hadiah tersendiri, kalau hadiah bagi juara umum pertama, kedua dan Ketiga, itu sudah menjadi hal yang biasa di pencak silat ini. “Lihat saja Cabang Atletik, seperti lomba-lomba lari langsung diberikan hadiah bagi pelari tercepat 1, 2 dan 3. Namun dengan hadirnya IPSI Kota Bima yang baru dibawah pimpinan Khalid Bin Walid, rupanya membawah perubahan yang signifikan dengan memberikan hadiah secara langsung kepada para atlet yang raih juara 1, 2 dan 3 bersama,” ujar Ihwan Nor. (TN – 02)