| Nampak Lurah Melayu, Kepala Puskesmas Jatibaru, Kabid Syarifuddin, Kepsek SDN 1 Melayu serta Babinkamtibmas Melayu, saat sosialisasi vaksin bagi usia 6 - 11 Tahun. |
KOTA BIMA, TUPA NEWS - Rabu (26/01/2022) pagi diruang guru SDN 1 Melayu Kota Bima menggelar sosialisasi vaksin anak merdeka bagi usia 6 - 11 Tahun oleh Dinas Kesehatan Kota Bima dan Puskesmas Jatibaru. Pada sosialisasi selain dihadiri oleh wali murid juga dihadiri oleh Ketua RT dan Ketua RW wilayah sekolah setempat.
Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bima diwakili Kepala Bidang Pengendalian Penyakit, Syarifuddin, MPH, Lurah Melayu Abdul Haris Zulkarnain, S. Sos, Pengurus Komite SDN 1 Melayu yang diwakili Drs. H. Idris, Babinsa dan Babinkamtibmas Melayu.
Dalam sambutannya, Syafrudin mengatakan, ini wabah terpanjang, jadi imunisasi atau vaksinasi saja sebagai langkah pencegahannya. Untuk Indonesia sudah banyak korban akibat terpapar Covid-19 dan sekarang sudah muncul lagi Varian Omicron (virus terbaru), yang sebelumnya bernama B.1.1.529. "Untuk diketahui varian (virus) baru ini sudah masuk diwilayah NTB dan salah satu dinyatakan meninggal dunia (korban berasal dari salah satu daerah di Pulau Lombok) dan berdasarkan data dari instansi kesehatan, bahwa yang bersangkutan belum pernah divaksin. Sementara satu korban lagi asal Pulau Sumbawa, tapi sudah sembuh dan yang bersangkutan sudah divaksin hingga dua kali, bebernya dalam sambutan pembukaannya.
Sementara itu, Kepala SDN 1 Melayu Asnar Karnilita, S. Pd., SD dalam laporannya menyampaikan, bahwa sosialisasi ini akan berlanjut ke proses vaksin bagi siswa Kelas I hingga Kelas VI yang akan digelar Kamis (27/01/2022). "Insyallah vaksin bagi usia dini ini tidak ada apa-apa jangan percaya dengan isu hoax, yang penting saat screening (pemeriksaan awal) wali murid yang dampingi anak-anaknya agar secara terbuka menyampaikan bahwa anaknya ada penyakit bawahan maupun penyakit yang lainnya. Sehingga ada alasan pihak terkait tidak melakukan vaksin," singkat ibu Asnar selaku kepsek.
Hal yang sama juga disampaikan Kepala Puskesmas Jatibaru, Abdullah, SKM yang memberikan motivasi kepada orang tua siswa agar tidak was- was tentang anaknya di Vaksin. Lurah Melayu Abdul Haris Zulkarnain juga menyampaikan kepada warganya agar anak-anaknya harus di vaksin, singkat keduanya. (TN - 01/Adv)