KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan di Aula Kantor Walikota Bima, Rabu (19/01/2022). Mengharapkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar berlomba-lomba menciptakan inovasi demi mempermudah pelayanan kepada masyarakat pada Tahun 2022 ini.
Walikota HML menyampaikan seperti pada Tahun 2020 lalu Pemerintah Kota (Pemkot) Bima pernah meraih predikat Kota yang sangat Inovatif. "Predikat ini harus mampu kita tingkatkan menjadi Kota Terinovatif," harapnya.
Namun pada Tahun 2021 Pemkot Bima lebih berkonsentrasi dalam penanganan Covid-19. Sehingga dirinya mengajak seluruh Kepala Perangkat Daerah untuk tetap mengawal apa yang pernah diraih. "Selama ini karena kebiasaan kalau sudah meraih sesuatu dilepas begitu saja padahal itu susah sekali didapat. Setiap OPD Tahun 2022 ini harus saling berlomba-lomba untuk menciptakan inovasi baru agar menjadi sebuah sistem yang bermanfaat," harap HML.
Sehingga dalam memotivasi OPD agar tetap menjaga kekompakan dan meningkatkan koordinasi lintas sektor, terlebih penting kekompakan didalam organisasi agar saling bahu membahu bersama melahirkan ide-ide kreatif untuk menunjang keberhasilan pencapaian di OPD masing-masing. "Pergaulan dan pengalaman agar bisa menghasilkan inovasi. OPD jangan takut untuk mendiskusikan dan berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Komuinfotik), sehingga jangan sampai aplikasi yang dibuat tidak bisa tercover di Command Center, inovasi tidak hanya menghasilkan gaya namun serapan yang dihasilkan harus meningkatkan ekonomi masyarakat," tegasnya.
Selain membahas tentang inovasi Walikota juga membahas tentang geliat pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Bima dan capaian PAD yang harus terus ditingkatkan. Seperti halnya Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) yang menjadi salah satu Dinas pengungkit perekonomian harus disupport bersama agar efek dari perkembangan wisata mampu menghidupkan dunia ekonomi di Kota Bima.
"Sinergisitas dari OPD terkait sangat diperlukan. Koordinasi dengan beberapa OPD sangat diperlukan jangan hanya koordinasi tentang event saja tapi sarana dan prasarana juga menjadi kebutuhan utama," jelasnya.
Diakhir arahannya, setelah Pandemi selesai diharapkan kalender event yang sudah dua tahun tidak terlaksana agar bisa dilaksanakan kembali sehingga bisa meningkatkan PAD melalui beberapa dinas yang ada, tutupnya. (TN - 03)