| Pihak Puskesmas Paruga sedang sosialisasi vaksin bagi usia 6-11 Tahun di SDN 29 Tanjung, Sabtu (15/01/2022). |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Puskesmas Paruga adalah pelaksanaan vaksin anak usia 6 - 11 Tahun diwilayah Kecamatan RasanaE Barat, terbukti Sabtu (15/01/2022) pagi Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) setempat melaksanakan sosialisasi dengan seluruh wali kelas (guru kelas) yang ada di SDN 29 Tanjung Kota Bima.
Dalam sambutannya Kepala PKM Paruga Kepala Rita Astuti, S. Kep. Mars mengatakan, program vaksin ini diciptakan untuk mengurangi penyebaran wabah yang mendunia, sehingga langkah vaksinasi ini untuk pencegahan dan pemutus mata rantai Covid-19. Pemerintah Pusat sebelumnya programkan vaksin bagi masyarakat Indonesia untuk umur 18 - 57 Tahun, setelah itu di lanjutkan bagi usia lanjut (Lansia) dan terakhir bagi usia 12 - 17 Tahun (Usia pelajar SMP - SMA). Sehingga mulai Oktober 2021 keluar lagi aturan baru sebagai prasyarat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) disekolah khususnya usia dini (Tingkat Sekolah Dasar) untuk ikut vaksin bagi usia 6 - 11 Tahun.
Berdasarkan hasil launching vaksin merdeka anak bagi usia 6 - 11 Tahun di Kota Bima yang sudah diresmikan di SDN 5 Rabangodu Utara pada Rabu (12/01/2022) pagi oleh tiga pilar (Pemerintah Kota Bima, Polres Bima Kota dan Dandim 1608-Bima). "Pada launching usia 6 - 11 Tahun yang sudah divaksin pada hari Rabu itu sudah mencapai 166 siswa yang diikuti, baik dari siswa SDN 5 Rabangodu Utara sendiri dan seluruh duta vaksin dari perwakilan siswa SDN se Kota Bima. Alhasilnya, hingga hari ini tidak ada laporan maupun keluhan, gejala dari para siswa yang sudah melaksanakan vaksin," katanya sambil menambahkan Vaksin ini sama saja dengan vaksin pada usia dewasa, cuman dosisnya lebih rendah bagi usia dini.
Rencananya kegiatan vaksin di SDN 29 Tanjung akan digelar pada Kamis (20/01/2022) esok, sehingga diharapkan pada pihak sekolah untuk segera komunikasikan kepada wali murid untuk mendampingi anaknya (siswa), sertakan foto copy Kartu Keluarga (KK). "Mohon sebelumnya disosialisasikan dulu sebelumnya pada wali murid," pinta Rita Astuti.
Vaksin ini bertahap untuk kelas IV - Kelas VI yang didahulukan dulu, sedangkan bagi untuk kelas rendah Kelas III - Kelas I tetap akan dilakukan vaksin setelah kelas atas (Kelas IV - Kelas VI) usai divaksin. Katanya, Terkait vaksin ini tetap akan ada pro dan kontrak, itu hal biasa, kata Kepala Puskesmas. "Pada prinsipnya berdasarkan data yang masuk di pihak Dinas Kesehatan Kota Bima yang sudah vaksin gelombang pertama pada usia 12 tahun sampai Lanjut Usia (Lansia), kesadaran masyarakat di Kota Bima ini sudah mencapai 80 porsen," bebernya.
Vaksin pada usia dini ini (06 - 11 Tahun) ini menggunakan jenis Herd Immunity (Kekebalan Kelompok) dengan dosis 0,5 Mili dan tetap menggunakan sinovac (sinofarm), ucap Rita Astuti sambil menuju SDN 16 Salama Kota Bima untuk mensosialisasi hal yang sama. (TN - 01/Adv.)