![]() |
| Sekda H. Mukhtar saat membuka kegiatan diseminasi Audit Stunting Tahap II, di Cafe Falcao Sonco Tengge, Senin (05/12/2022). |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar kegiatan Diseminasi Tahap II Audit Stunting Kota Bima yang dilaksanakan di Cafe Falcao Sonco Tengge, Senin (05/12/2022).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten I Setda Kota Bima, Kepala BKKBN Provinsi NTB, Kepala DPPKB Kota Bima, Kepala Perangkat OPD, Kepala Puskesmas, Camat dan Lurah.
Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. Muhtar Landa, MH dalam sambutannya menyampaikan sesuai dengan Perpres Nomor 72 tahun 2021 bahwa kasus stunting ditahun 2024 diprogramkan sampai angka 14 persen. "Alhamdulillah hasil kerja sama dan koordinasi serta kolaborasi Kota Bima telah mencapai angka 14,81 persen, tinggal sedikit lagi," jelas Sekda.
Ia menambahkan, agar stakeholder terkait lebih tingkatkan kinerja sehingga angka stunting di Kota Bima bisa turun menjadi 10 porsen. "Tidak ada yang mustahil kalau kita bekerja sama, ini sangat penting dilakukan karena masa depan anak-anak sangat mempengaruhi kegiatan dan kesuksesan mereka kedepannya," tutupnya.
Selain itu Koordinator KSPK Provinsi Nusa Tenggara Barat Dra. Baiq Nurhayati menyampaikan bahwa dalam rangka pencegahan stunting agar Petugas kesehatan dikota bima memberikan edukasi kepada masyarakat di tiap-tiap posyandu. "Kota Bima tahun ini sudah banyak meraih piagam penghargaan termasuk video pendek pencegahan stunting nasional, ucapnya.
Ia sangat berharap dikota bima angka stunting terus menurun mengingat saat ini di Provinsi NTB Kota Bima Merupakan angka stunting paling terendah dari seluruh kota dan kabupaten. (TN - 03)
